Kepahiang | mediaantikorupsi.com – Dengan adanya dugaan pungli di SMA 1 Kabupaten Kepahiang yang sangat memberatkan Wali Murid di minta APH mengusutnya.
Dugaan pungli tersebut seperti, uang komite dengan dalil sumbangan per muridnya yang mencapai lima puluh ribu bahkan mencapai ratusan ribu rupiah perbulanya.
Menurut Informasi dari narasumber yang Meminta tidak di sebutkan namanya membenarkan bahwa, adanya Dugaan Pungli di SMA N 1 Kabupaten Kepahiang, “Kami sebagai Wali Murid harus membayar mencapai ratusan ribu rupiah perbulanya sangat membebani kami,” ucapnya Kesal.
“Juga kegunaan dana BOS di SMAN 1 Kepahiang tidak pernah di umumkan secara rinci dan transpran di Papan pengumuman, padahal kegunaan dana BOS yang di anggarkan oleh pemerintah harus di ketahui oleh peserta didik maupun Dewan Guru, hal ini ada apa? Dan kenapa Oknum Kepala sekolah seakan akan menutup-nutupi dana tersebut,” sambungnya pada Awak Media.
Pada hal Gubernur Bengkulu yang masih menjabat saat mengatakan di waktu Janji janji Kampanyenya 5 tahun yang lalu bahwa SMA/SMK Negeri Gratis tegasnya.
Ketika Awak media konfirmasi kepada Kepsek tersebut beliau mengatakan dengan singkat, “Ya ke Sekolah ajolah kalau Ingin konfirmasi,” tuturnya pada Awak Media 4 Oktober 2023.
Di mohon kepada Aparat Penegak Hukum, untuk menindak lanjuti dugaan pungli di SMA 1 Kepahiang yang Meresakan dan memberatkan Wali Murid. (Prm/ Tim)











