Lebak | mediaantikorupsi.com – Kepala Desa Asem Marga Luyu, Ade, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat, telah berhasil membangun jalan poros desa dengan panjang 615 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 15 cm menggunakan cor beton pada tanggal 15 Mei 2024. Pembangunan ini menjadi bukti nyata dari komitmen bersama dalam memajukan infrastruktur desa.
Dalam wawancaranya di kantor desa, Ade menjelaskan bahwa penggunaan anggaran dana desa dilakukan secara transparan bersama BPD dan masyarakat. “Keterbukaan dalam pengelolaan dana desa adalah kunci utama. Peran aktif ketua BPD dan anggotanya sangat signifikan dalam merumuskan dan melaksanakan pembangunan. BPD adalah motor penggerak kepala desa untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Selain proyek jalan, Ade mengungkapkan bahwa kantor desa yang sebelumnya tidak layak huni kini telah dibangun dengan menggunakan dana bantuan provinsi sebesar 55 juta rupiah setelah dipotong pajak PPh dan PPN. Meskipun total biaya pembangunan kantor desa mencapai 75 juta rupiah, semangat gotong royong dan bantuan dari berbagai pihak membuat proyek ini sukses. Tidak hanya itu, Ratna Sari, istri kepala desa, turut berkontribusi dengan mendirikan kantor khusus untuk BPD, menunjukkan dukungan keluarga dalam pembangunan desa.

Ketua BPD, didampingi tokoh masyarakat setempat, Sibli Suryadi, membenarkan pernyataan kepala desa tersebut. Mereka juga menambahkan bahwa dalam satu tahun masa jabatan, mereka telah berhasil mendapatkan bantuan beberapa unit rumah untuk masyarakat tidak layak huni. Selain itu, bantuan sebesar 10 juta rupiah dari pemerintah telah diberikan kepada seorang tunanetra yang rumahnya roboh, dan total biaya pembangunan rumah tersebut mencapai 65 juta rupiah.
“Alhamdulillah, kepala desa Pak Ade ini sigap terhadap masyarakat dan juga pembangunan di desa. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak,” ujar Ketua BPD dengan penuh rasa syukur.
Pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Asem Marga Luyu ini menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang semakin kuat di kalangan masyarakat. Dengan langkah-langkah nyata seperti ini, Desa Asem Marga Luyu menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.(M.Rais/Madali)




















