Subang | mediaantikorupsi – Sosok muda dan energik, Dodi Rianto, resmi menyatakan siap maju sebagai calon Kepala Desa Kiarasari dalam ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Subang tahun 2026.
Dengan mengusung motto “MANTRA (Mandiri ,Terampil dan Sejahtera)”, Dodi Rianto membawa visi perubahan yang berpihak kepada masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan, pertanian, UMKM, kepemudaan serta pelestarian sosial budaya lokal.
Menurut Dodi Rianto, Desa Kiarasari memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan harus dikelola secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dirinya berkomitmen membangun desa berbasis gotong royong dan kemandirian ekonomi rakyat.
Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Koperasi Merah Putih Desa.
Dalam program unggulannya, Dodi Rianto menegaskan pentingnya membangun ekonomi masyarakat melalui pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih Desa sebagai wadah pemberdayaan warga.
“Koperasi desa harus menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Petani, pedagang kecil, pelaku usaha dan masyarakat harus mendapatkan manfaat nyata dari keberadaan koperasi,” ujarnya.
Melalui koperasi tersebut, masyarakat nantinya akan didorong mendapatkan kemudahan akses permodalan, pemasaran hasil usaha, hingga pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal desa.
Fokus Pengembangan UMKM dan Wirausaha Masyarakat
Dodi Rianto juga menaruh perhatian besar terhadap sektor UMKM yang dinilai mampu menjadi tulang punggung perekonomian desa.
Ia berencana menghadirkan pelatihan keterampilan usaha, bantuan pemasaran digital, hingga pendampingan produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“UMKM harus naik kelas. Produk masyarakat desa harus dikenal luas dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” katanya.
Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya bagi ibu rumah tangga dan generasi muda.
Pertanian Menjadi Prioritas Pembangunan Desa.
Sebagai desa yang memiliki potensi alam di sektor pertanian, Dodi Rianto menilai pembangunan infrastruktur pertanian menjadi hal penting untuk meningkatkan hasil panen petani.
Beberapa program yang disiapkan antara lain:
- Perbaikan jalan usaha tani
- Penguatan irigasi pertanian.
- Bantuan pupuk dan bibit
- Pendampingan kelompok tani
- Pengembangan pertanian modern dan produktif
Menurutnya, petani harus menjadi prioritas pembangunan desa karena sektor pertanian merupakan sumber penghidupan utama masyarakat.
Kepedulian Sosial dan Pelestarian Budaya Lokal
Tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, Dodi Rianto juga berkomitmen memperkuat kehidupan sosial masyarakat serta menjaga budaya lokal desa agar tetap lestari.
Ia ingin menghidupkan kembali kegiatan gotong royong, seni budaya daerah, kegiatan keagamaan serta tradisi masyarakat yang menjadi identitas Desa Kiarasari.
“Budaya lokal adalah jati diri masyarakat desa yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.
Pemuda Harus Kreatif dan Produktif
Dalam bidang kepemudaan, Dodi Rianto menilai generasi muda merupakan aset penting pembangunan desa di masa depan.
Karena itu, dirinya akan mendorong :
- Pelatihan kewirausahaan pemuda
- Kegiatan olahraga dan seni
- Pengembangan komunitas kreatif
- Pemberdayaan karang taruna
- Pembukaan peluang kerja berbasis potensi desa
Ia berharap pemuda Desa Kiarasari mampu menjadi generasi yang mandiri, kreatif dan mampu bersaing di era modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.
Dengan semangat “MANTRA Mandiri ,Terampil dan Sejahtera”, Dodi Rianto berharap dapat membawa perubahan positif dan menjadikan Desa Kiarasari lebih maju, mandiri dan sejahtera bagi seluruh masyarakat serta aktif dalam pembinaan lingkungan sekolah dan pengajian di mushola – mushola yang berada di wilayah Desa Kiarasari.(Bahrudinmk).











