Indramayu | mediaantikorupsi.com – Miris, hampir seluruh pekerja proyek pembangunan drainase pabean kencana yang berlokasi di Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat, tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.
Informasi ini diperoleh langsung oleh tim media dilokasi kegiatan, pada Jum’at (12/07/2024). Terpantau, hampir seluruh pekerja tidak menggunakan APD. Terlihat hanya seorang saja yang menggunakan APD, itupun cuma sepatu saffety saja.

Seperti diketahui bersama bahwa Alat Pelindung Diri (APD) merupakan alat yang sangat penting untuk menunjang kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja terutama untuk yang bekerja dibagian lapangan atau industri.
APD yang dimaksud dalam hal ini yakni alat pelindung mata, alat pelindung pernapasan, alat pelindung tangan, alat pelindung kaki, alat pelindung kepala, alat pelindung telinga, rompi keselamatan, dan penggunannya pun sesuai bahaya dan resiko.

Diketahui, proyek pembangunan drainase pabean kencana ini dibiayai dari APBD Kabupaten Indramayu melalui Dinas Kimrum tahun anggaran 2024 senilai Rp.448.535.048, yang dikerjakan oleh CV RAKHA WIJAYA dalam jangka 30 hari kalender.
Sementara hingga berita ini tayang, tim media masih mencari kantor CV RAKHA WIJAYA guna dimintai keterangan terkait informasi diatas.(Qdr/Tim)











