Subang | mediaantikorupsi.com – Curah hujan yang terbilang tinggi mengakibatkan terjadinya Bencana Alam Tanah Longsor di Dusun 03 Ciwangun RT 01/08 Desa Cupunagara, Subang Jawa Barat. Selasa, (05/12/2022) sekitar pukul 17.00 Wib
Berhasil terkonfirmasi bahwasannya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja akses jalan utama penghubung jalan antara RW 07 dan RW 08 terputus.
Diperkirakan ketinggian tanah dari dampak peristiwa tersebut sekitar 10m2 serta memakan bahu jalan dengan panjang 25m2.
Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat kepada jurnalis mediaantikorupsi.com mengatakan bahwasannya peristiwa tanah longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yg terbilang tinggi dan ada indikasi penyumbatan terhadap aliran selokan, dikarenakan aliran air sangat deras sampai menembus dinding tembok penahan tanah (TPT) sehingga mengakibatkan terjadinya longsor badan jalan.

“Peristiwa tanah longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi juga adanya indikasi penyumbatan tehadap aliran selokan, memang saat itu hujan sangat lebat dan aliran air di selokan sangat deras sampai menembus dinding TPT sehingga mengakibatkan terjadinya longsor badan jalan,” ujarnya.
Lanjut beliau menambahkan bahwasanya pihak Pemdes didampingi oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama Tim Tagana juga Warga Masyarakat terjun langsung ke lapangan untuk melakukan assessment terkait tindakan atau solusi yang akan ditindaklanjuti.
“Ya, tadi kami beserta Perangkat Desa didampingi oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama dengan Tim Tagana juga Warga Masyarakat langsung terjun ke lapangan untuk melakukan assessment terkait apa yang memang kita akan tindaklanjuti atas kejadian ini, salah satunya besok kita akan mengadakan kerja bakti untuk menanggulangi tingkat kedaruratannya dengan cara membuat jembatan sementara agar warga masyarakat dapat kembali beraktifitas dengan seperti biasanya karena memang ini adalah akses jalan utama penghubung antar RW 08 dengan RW 07,” tegasnya.

Lanjut Kades, “Melalui group whatsapp kami sudah membuat pelaporan yang ditujukan langsung kepada Dinas terkait khsusnya Dinas Sosial, BPBD, Tagana Kabupaten juga pihak Kecamatan, cuman mungkin untuk secara resmi kita baru siapkan suratnya hari ini dan selanjutnya akan kita kirim langsung ke Dinas Sosial, BPBD juga Tagana Kabupaten agar segera dapat di Tangani,” ungkapnya.
Lanjut beliau menghimbau, “Kepada warga masyarakat agar selalu waspada juga berpesan untuk dapat lebih menjaga dan meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan, karena terindikasi penyebab dari terjadinya longsor ini karena adanya penyumbatan air selokan, dan memang harus kita akui bahwa wilayah dusun 03 Ciwangun ini adalah wilayah yang dikelilingi oleh tebing, intinya kami menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu waspada dan lebih dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan,” pungkasnya. (Winata/Tim)




















