Ogan Ilir | mediaantikorupsi.com – SMA Negeri 1 Indralaya yang berada di Jl. Lintas Timur Km. 36 Indralaya Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan tahun 2022 Kepala Sekolah nya dijabat oleh Pudyo Laksono, adapun jumlah Siswa/i nya sekitar 769, lalu adapun dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan yang diterima SMA Negeri 1 Indralaya untuk tahap 1 (periode pencairan Januari-April 2022) yaitu Rp 346.050.000,- dalam laporan pihak sekolah melalui aplikasi ke Kemendikbudristekdikti RI serta ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan antar lain sebahagian digunakan nutuk Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 59.741.000,- lalu pembayaran honor Rp 57.285.000
Selanjutnya pada pencairan dana BOSP tahap 2 (periode Mei-Agustus) sekolah menerima sekitar Rp 461.400.000, dilaporkan penggunaan nya sebahagian untuk Pengembangan perpustakaan Rp 192.976.500 , lalu untuk Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 16.065.000 serta Pembayaran honor Rp 88.485.000
Lalu pencairan dana BOSP tahap 3 sekolah memperoleh anggaran sekitar Rp 346.050.000, lalu dalam laporannya sebahagian digunakan unutk Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 56.125.000 , lalu pembayaran honor Rp 62.400.000,-
Tahun 2023 pemerintah merobah skema pencairan dana BOSP menjadi 2 kali pertahun, untuk tahap 1 (period Januari-Juni) sekolah menerima sekitar Rp. Rp 651.750.000, tahap 2 (periode pecairan bulan Juli – Desember) Rp. Rp 651.750.000, dari jumlah Siswa/i sekitar 869;
Dalam laporan pihak sekolah katnya dana tersebut digunakan sebahagian untuk administrasi kegiatan sekolah Rp 113.529.526, lalu pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 83.285.071, pembayaran honor Rp 52.050.000,- (periode 1) selanjutya pada periode ke 2 sebahagian dana BOSP tersebt digunakan untuk pembayaran honor Rp 20.050.000, malah dana yang terpakai pada tahap 2 ini hanya sekitar Rp 40.000.000,- artinya masih ada sisa dana BOSP yang tidak tergunakan pihak sekolah yaitu Rp.600 Jt lebih, pertayaan nya bagaimana naip dari sisa anggaran tersebut, hal itu dikatakan oleh Burhanudin,SH.,MH selaku Advokat/Pengacara pada LBHK –Wartawan Provinsi Sumsel yang berkantor di Kota Palembang, Kamis (07/12/2023)..
Ditambahkan Buhanudin, terkait dengan kegiatan Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun 2022 , SMAN 1 Indralaya diduga malaporkan asal bapak senang, dana yang terpakai sekitar Rp. 131.931.000,-, lalu kegiatan Pengembangan perpustakaan pada pencairan dana BOSP tahap 1 tahun 2022 Rp. 192.976.500,- berdasarkan hasil investigasi Tim Kami dilapangan banyak kejanggalan, antara lain tidak adanya papan informasi terkait penggunaan dana BOSP, lalu keterangan sumber bahwa SARPRAS Sekolah apa – apa saja yang dipelihara sepertinya tidak jelas, lalu buku apa – apa saja yang dibeli, lalu jumlah bukunya ada berapa, diduga kuat ada mark up pembelian barang maupun buku, maka dari itu saat ini lembaga Kami lagi mengumpulkan bukti seeta keterangan dari berbagai sumber, bila benar dugaan tersebut alias ada kerugian negara alias korupsi, maka Kami akan buat LAPDU ke Polda Sumsel serta ke Kejati tegas nya.
Wartawan media ini beberap kali ke sekolah tersebut, untuk konfirmasi terkait informasi diatas namun tiadak pernah ketemu dengan Kepala Sekolah, kata salah satu Guru, bahwa Kepsek sedang tugas luar.(Tim)











