Bogor | mediaantikorupsi.com – Menindak lanjuti kasus prostitusi online anak dibawah umur dengan korban VA diwilayah Kabupaten Bogor yg beritanya sudah beredar dan dikonsumsi buplik,Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kota dan Kabupaten Bogor bersinergi menyambangi rumah korban,tepatnya hari Rabu tanggal 10 Mei 2023 jam 13.19.
Kedatangan rombongan tersebut berjumlah 4 orang,pihak keluarga korban menerima kedatangan para tamu tersebut dengan baik dan antusias dari kluarga korban.
Perwakilan Kementrian Sosial maupun Dinas Sosial Kota dan kabupaten Bogor menyampaikan rasa prihatin dan support terhadap keluarga khususnya kepada korban atas musibah yang menimpa ,dan akan membantu memberikan program untuk jenjang pendidikan korban yang sudah kurang lebih 2 bulan tidak masuk sekolah dengan adanya musibah yang menimpa korban dan kluarga.
Kedatangan perwakilan dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial tersebut lebih mengutamakan mengarahkan kepada keluarga korban untuk pengawasan anak lebih ekstra ketat dan benar-benar terawasi,terutama tempat tinggal ruang lingkup dan pendidikan anak yang benar benar harus di prioritas kan.
Rombongan perwakilan Kemensos dan Dinsos hari itu juga mendatangi sekolah asal korban,Sekolah Menengah Pertama yang berada diwilayah Kabupaten Bogor, untuk membantu memfasilitasi agar korban diterima dan sekolah lagi sampai kenaikan kelas,berhubung waktu dan kegiatan sekolah sudah di luar jadwal ,kepala sekolah yang di kunjungi sudah tidak ada, karena sudah jam pulang, kunjungan sekolah dijadwalkan kembali dihari Jum’at tgl 12 Mei 2023 atas arahan penjaga sekolah saat ditemui disekolah.
Sehari sebelum kedatangan perwakilan Kemensos dan Dinsos tersebut telah datang pula perwakilan dari UPT PPA Kabupaten Bogor tepatnya hari selasa tanggal 9 Mei 2023,untuk program pemulihan sikis dan trauma korban yang akan disepakati PPA dan keluarga korban mengenai tempat serta waktunya,program ini akan dilaksanakan oleh KA UPT PPA kabupaten Bogor sesuai dengan wilayah tempat tinggal korban.
Terkait program untuk membantu pinansial orang tua korban sebagai tulang punggung keluarga yg bekerja sebagai buruh travel ,dan sampai saat ini tidak pernah menerima bantuan sosial / program Pemerintah,Kemsos dan Dinsos kota Bogor akan membantu mendorong dan melalui prosedur juga menggandeng aparat pemerintahan setempat terutama Rt dan Rw juga instansi terkait agar orang tua korban segera mendapatkan bantuan melalui program pemerintah dan layak di perjuangkan.
Besar harapan keluarga korban agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat juga bantuan dari pemerintah daerah dan dapat segera teralisasi.(Qdr/Tim)



















