Bogor | mediaantikoruposi.com – Keluarga dan korban VA gadis 15 tahun beserta Media dan LBHK Wartawan Jabar ke Polresta Bogor Kota Jln. Kapten Muslihat No.16 Bogor Jawa Barat, bertemu Kanit PPA ,Polresta Bogor Kota,AKP Ni Komang Armini,S,H,M,H dan PPA dari Dinsos,Wanti.
Keluarga dari media Mapikor dan korban VA sudah memasuki ruangan Laktasi PPA Polresta Bogor Kota. Sementara Awak media / LBHK Wartawa pun memasuki ruangan Laktasi PPA Polresta Bogor Kota bersama ayahnya VA gadis 15 tahun, memperkenalkan diri dari Awak Media dan LBHK Wartawan lalu Bu Wanti berpesan kepada semua yang ada didalam ruangan Laktasi PPA Polresta Bogor Kota agar keep silent dulu jangan dimuat beritanya masalah VA, LBHK Wartawan saat mau ambil gambar langsung dilarang Bu Wanti.”Saya tidak mau difoto.”ucapnya.Kebebasan pers sudah dihalangi olehnya.

Bu Wanti melanjutkan pembicaraan dengan mempertanyakan pekerjaan ayahnya VA gadis 15 tahun itu dan soal Bantuan dari Dinsos, ayah korban menjawab ” pekerjaan saya sering keluar kota dan tidak pernah dapat bantuan dari Dinsos/ Pemerintah, ” Tegasnya.
“Bu Wanti selaku PPA dari Dinsos akan membantu Ayahnya mendapatkan Dana Bansos tuk usaha agar dapat menjaga (VA) anak perempuannya dan membantu pendidikan tuk masa depan (VA).” Ungkapnya.
Tiba-tiba Bu Wanti pun kaget saat melihat hpnya ternyata beritanya sudah naik dan memberitahu semua yang ada tapi semua tidak ada jawaban dan langsung pamitan pulang.
Saya pun kaget mendengar beritanya sudah naik karena keluarga korban dan awak media yang berada saat di dalam ruangan Laktasi Polresta Bogor Kota disuruh keep silent dulu olehnya.
Keesokan harinya “Sabtu,6/5/2022 pihak keluarga korbanpun menanyakan soal beritanya naik di media apa lalu dikirimlah berita yang sudah naik, dibaca oleh keluarga dan berita tersebut ada yang kurang menurut ayah VA dan keluarga,saya inginkan keadilan tuk anak saya (VA),”Pungkasnya.(Qdr/Red)











