Subang | mediaantikorupsi.com – Sungguh miris melihat jalan hotmix yang belum lama selesai dikerjakan namun sudah tampak rusak kembali, informasi warga Cibogo kepada awak media Ini, Minggu 11/01/2026.
Terpampang dalam papan informasi proyek, proyek jalan hotmix tersebut dikerjakan oleh pihak ke Tiga yaitu CV. Mirsel dengan rincian sebagai berikut :
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota
Pekerjaan : ( PIK ) Peningkatan Ruas Jalan Kabupaten Ruas Jalan Padaasih – Cibogo RT. 01 RW. 01 Desa Padaasih
Lokasi : Kec. Cibogo Kab. Subang
Sumber Dana : APBD T. A 2025
Pelaksana : CV. MIRSEL
Nilai Kontrak : Rp 139.307.500,00
Waktu Pel. : 100 ( Seratus ) Hari Kalender
Mulai : 27 Agustus 2025
No. Kontrak : 600.1.8.3/I.13 – PL – JALAN/DPUPR – SPMK. 2025
Menyikapi terkait adanya jalan hotmix yang belum lama selesai dikerjakan namun sudah tampak rusak kembali menuai sorotan dari LSM PPK BHINEKA, hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Umum LSM PPK BHINEKA,”Saya tanyakan kepada pihak penyedia jasa dalam arti ( CV. MIRSEL ) melalui sambungan WhatsApp, alih – alih mendapat jawaban nomor WhatsApp nya pun diduga malah di blokir karena yang awalnya ceklis dua tiba – tiba jadi ceklis satu sampai saat ini”, ungkap nya.

“Adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan hotmix jalan milik DPUPR Kabupaten Subang tersebut pihak LSM PPK BHINEKA, memohon kepada DPUPR Kabupaten Subang untuk melakukan cross check ke lokasi dan memerintahkan kepada pihak penyedia jasa kontruksi untuk memperbaikinya karena ada anggarannya”, tegasnya.
Mirsel berdasarkan data Kementrian Pekerjaan Umum, Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi, yang beralamat Jalan Mayjen Sutoyo GG Jeruk Kàbupaten Subang, Jabar, dengan nomor telepon 0821120453xx, Achmad Khatami sebagai Direktur, Dalbir Raj Singh sebagai Komisaris, dan Rina Suryani sebagai Direktur Utama.
Awak media ini, Senin (12/01/26) mengkonfirmasi hal proyek ini ke CV. Mirsel dengan nomor telepon tersebut lewat chat WhatsApp,”Sorry salah kirim”, jawabnya.
Awak media konfirmasi kembali ini dengan siapa dimana, dan apakah Bapak/Ibu pemilik CV. Mirsel,”Maaf pak bukan”, menurutnya.(Winata)



















