Subang | mediaantikorupsi.com – Kelompok Wanita Tani (KWT) Asrama Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, terus mengembangkan kegiatan pemberdayaan perempuan di bidang ketahanan pangan keluarga dengan mengedepankan konsep B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta pengelolaan apotek hidup.
Saat dikonfirmasi di lokasi, Ketua KWT Asrama, Ibu Ali Sulastri, tidak berada di tempat. Namun, salah satu anggota KWT, Ibu Ratna, menjelaskan bahwa kegiatan kelompok saat ini lebih difokuskan pada pengolahan dan pemanfaatan pangan sehat berbasis rumah tangga.
“Kegiatan kami lebih mengedepankan pengolahan makanan bergizi dan pemanfaatan apotek hidup. Ini penting untuk mendukung kesehatan keluarga,” ujar Ibu Ratna, sabtu, 17/01/2026,
Ibu Ratna juga menyampaikan bahwa KWT Asrama telah menerima bantuan dari Dinas Pertanian sebesar Rp 75 juta. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan perempuan di desa.
“Bantuan dari Dinas Pertanian itu kami peruntukkan untuk pembelian bibit tanaman, sarana pendukung pertanian, serta pembangunan dan penataan sarana kegiatan kelompok yang mendukung program B2SA,” tambahnya.
Melalui program tersebut, KWT Asrama diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan keluarga, menambah keterampilan anggota, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif.
Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran perempuan desa dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan berbasis komunitas.(Bahrudinmk)



















